Inovasi Hemat Energi Hingga ke Perut Bumi


Biasa itu jika ngidupin lampu tinggal pencet saklar.

Biasa itu kalau nyalain air tinggal putar kran.

Ngebayangin ngga sik, jika kita ngga perlu lagi mikirin isi ulang tabung elpiji. Mau memasak ya tinggal pencet, api sudah menyala, mau mandi hangat, ya tinggal putar pemanas saja. Di akhir bulan, cukup membayar tagihan gas sebagaimana membayar tagihan air dan listrik.

Cerita kerepotan mencari ‘tabung ijo’ akan menjadi memori masa lalu. Menjadi kenangan. Karena di rumah kita sudah tepasang pipa gas yang berdampingan mesra dengan pipa air, kabel listrik dan kabel telpon.

Itu baru luar biasa kan?

Tapi itu kan, kenikmatan di negeri Eropa sana?

Eits, jangan salah! Lebih dari 1,5 abad lalu, Belanda telah memikirkan energi baru itu di Indonesia!

Gas Belanda di Indonesia

Pada tahun 1857, Belanda telah membangun gasfabriek (pabrik gas) dari bahan batubara di Pasuruan, Jawa Timur. Langkah ini segera disusul di Batavia, Semarang dan kota-kota besar lainnya (De Oostpost, 2 Juli 1857). Satu setengah tahun kemudian, tepatnya pada 19 November 1859, Menteri Urusan Koloni di Den Haag menerbitkan hak konsesi eksklusif selama 20 tahun untuk memasok energi gas ke rumah-rumah warga dan gedung-gedung pemerintah di Batavia dan kota- kota lainnya (De Oospost, 13 Februari 1860). Pada 1871 telah dicapai kemajuan sebagaimana tercatat berikut ini, “Bijna geheel Batavia is van gasleidingen voorzien/Hampir seluruh Batavia telah dilengkapi jaringan pipa gas,” (Bataviaasch Handelsblad, 18 November 1871).

Pada masa itu, Amerika masih disibukkan oleh dar-der-dor komplotan bandit Billy The Kid dan perang saudara, tapi Belanda di Indonesia sudah sibuk membangun infrastruktur untuk energi baru. Mengenai pembangunan infrastruktur jaringan pipa gas itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda No 14 Tanggal 9 Juli 1871 (Lembaran Negara No. 102), satu paket dengan kabel listrik, jaringan pipa air, dan kabel telegraf.

Inovasi Belanda ini menjadi perhatian besar pemerintah kita. Menurut rencana, tahun 2020 seluruh pulau di Indonesia akan terhubung pipa gas.

green gas di Belanda

Gas Belanda Bisa Mengikat Bumi 3.8 kali!

Every disadvantage has an advantage. ~ Johan Cruijf

Johan Cruijf tidak hanya dikenal sebagai pesepakbola terbaik dari Belanda yang pernah lahir di muka bumi, ia juga terkenal dengan ungkapannya, ‘Every disadvantage has an advantage’. Di setiap keterbatasan pasti ada kelebihan.

Green Gas 3

Senada dengan Cruijf, tokoh di sektor energi Belanda, Manon Janssen juga mengatakan, “Every day we pick the fruits of these disadvantages”. Setiap hari kami ambil buah dari keterbatasan itu. Ungkapan ini sudah mendarah daging menjadi jiwa seluruh warga Belanda. Mereka menciptakan inovasi baru dan melupakan keterbatasan yang ada.

Green GasInovasi dibawa sampai menyentuh lapisan perut bumi Belanda. Di dasar tanah mereka terdapat jaringan distribusi gas yang paling padat di Eropa, setidaknya ada 12.200 KM pipa tranmisi dan 136.400 KM pipa distribusi. Jika di total, panjang pipa di Belanda bisa digunakan untuk mengikat bumi 3,8 kali ikatan. Speechless!

Green Gas 2Belanda telah menasbihkan dirinya sebagai penggagas teknologi gas hijau yang telah mendapatkan paten dari ECN. Belanda dengan senang hati menyediakan 30% dari total permintaan gas natural di Eropa. Tak heran jika 20% hingga 15% konsumsi gas di Eropa dihasilkan dari Belanda. Tahun 2012 saja, Belanda telah mengekspor gas sebanyak 25.3 miliar meter kubik. Gilak!

Ekspor sebanyak itu, lantas tidak membuat mereka berpuas diri dan tidak melakukan peningkatkan kualitas. Pipa yang mereka gunakan telah menyandang gelar very-high-quality. Jadi ngga usah kuatir akan ada kebocoran pipa gas.

peredaran green gas di Belanda

Belanda memang selalu total jika melakukan sesuatu. Terperinci, inovatif dan kreatif. Ngga ada kata sembarangan dalam membangun sektor energinya. Setiap pabrik di Belanda harus melakukan perjanjian untuk melakukan efisiensi energi yang mereka gunakan. Pemerintah menjamin segala aktivitas industri di sana, ngga boros energi.

Entah ini julukan ke berapa: Belanda adalah salah satu negara yang paling efisien menggunakan energi di dunia!

Belanda Penggagas Energi Baru dan Berwawasan Ke depan

Reputasi mereka dalam bidang energi terbarukan diakui dunia internasional. Dalam bidang energi bertenaga matahari misalnya, mereka memiliki institusi seperti FOM dan ECN, belum lagi dibantu kampus terkemuka untuk melakukan penelitian dibidang energi terbarukan. Reputasi mereka dibuktikan dengan prestasi yang diraih Delft University of Technology yang memenangkan the World Solar Challenge, kompetisi dua tahunan tentang mobil bertenaga matahari, pada 2001, 2003, 2005, 2007 dan 2013.

Selalu ada inovasi untuk menghemat energi. PowerRouter merupakan inovasi baru dari Belanda untuk menghadirkan kemudahan menggunakan energi matahari di rumah warganya. PowerRouter lebih mirip PoweBank raksasa, bisa digunakan untuk menghidupkan peralatan elektronik di rumah. PowerRouter dapat menghidupkan lampu, kulkas, mesin cuci, televisi hingga isi ulang baterai mobil bertenaga listrik.

Tenaga matahari tidak lagi menjadi barang mewah, semua orang bisa memanfaatkan tenaga matahari untuk menggantikan peran energi listrik yang mulai menipis. Nantinya, ngga ada lagi tweets berseliweran yang protes ke PLN gara-gara mati lampu. Keren kan? Perhatikan video berikut ini:

Selain PowerRouter, masih ada Roelofs Group membuat pendingin ruangan dengan memanfaatkan kedalaman danau, Tonzon memberikan inovasi pada penghangat lantai. Tonzon ingin memberikan kenyamanan kepada warga Belanda yang lebih banyak hidup di musim dingin. Dan masih banyak sekali inovasi-inovasi kreatif yang ada di negeri oranye.

Kata inovasi selalu terbayang di setiap kepala warga Belanda. Bagi mereka, inovasi menghemat energi harus dilakukan di mana saja, hingga di perut bumi sekalipun.

The energy sector in the Netherlands is a major contributor in terms of job opportunities, national income and exports. No wonder when you hold so many trump cards in energy!

Referensi:

  1. Gas di Zaman Belanda 1857, Refleksi Kebijakan – http://news.detik.com/read/2014/01/10/165803/2464428/103
  2. Jaringan Gas di Seluruh Indonesia Terkoneksi 2020. http://ekonomibisnis.suarasurabaya.net/news/2015/147683-Jaringan-Gas-di-Seluruh-Indonesia-Terkoneksi-2020
  3. Infografis: Made in Holland – The Dutch & Energy – Innovation and Partnerships www.hollandtrade.com/energy
  4. Gambar: Ministry o Foreign Affairs. Made In Holland Energy – http://www.hollandtrade.com

 

One thought on “Inovasi Hemat Energi Hingga ke Perut Bumi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s