Mengapa Publikasi itu Penting?


https://i2.wp.com/www.undergradresearch.gatech.edu/sites/default/files/images/rotators/research_option.png

Penelitian. Ilustrasi: gatech.edu

Dulu awal masuk kuliah, salah satu yang menjadi pemikiran adalah tugas akhir. Hal-hal yang berbau tugas akhir itu seperti sesuatu yang menakutkan. Lebih menakutkan daripada harus nyebur dari tiang pancang Suramadu. Melihat judul tugas akhir kakak kelas kita saja sudah membuat jantung berdegup kencang tak beraturan. Keringat dinginpun sukses mengalir dari dalam kulit. Sebegitu takutnya menghadapi tugas akhir meski baru awal memasuki awal perkuliahan.

Bagi yang masih menjalani tugas negara sebagai mahasiswa baru, tenang. Tuhan bersama mahasiswa tingkat akhir. Belajarlah dengan baik. Kerjakan tugas sebaik mungkin, perbanyak membaca referensi/jurnal/makalah/tugas akhir orang lain, dan punyai skill di bidang masing-masing, insyaAllah kalian dengan mulus melenggang dari ruangan sidang tugas akhir dengan senyuman terindah yang pernah dimiliki.😀

Tugas akhir itu adalah gambaran sederhana dari sebuah penelitian. Dan sebuah penelitian yang dipublikasi itu akan menjadi nilai tersendiri bagi peneliti. Namun, seberapa pentingnya sih publikasi itu bagi para peneliti? Menarik untuk kita bahas.

Berikut catatan saya saat mengikuti sebuah acara tentang publikasi internasional di kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Prof. Dr.rer.nat. Irmina Kris Murwain yang menjadi penyaji mengatakan:

Publikasi yang benar itu tidak akan pernah kehabisan topik. Apa yang dikatakan oleh Prof Irmina itu sangat benar. Dalil aneh seperti susah menemukan topik, atau bingung menentukan topik itu hanyalah tipu muslihat. Padahal hanya satu penyakitnya: malas membaca dan mencari tahu tentang topik riset terbaru.

Semakin banyak melakukan penelitian, semakin merasa tidak banyak yang kita tahu. Benar, semakin banyak meneliti, kita akan semakin sadar bahwa tidak banyak yang kita tahu. Dari meneliti perusahaan saja misalnya, kita tidak hanya belajar bagaimana membuat sistem yang baik untuk mereka, tetapi juga akan belajar bagaima flow, regulation, hingga budaya yang ada di perusahaan tersebut.

Penelitian bagi seorang ilmuan adalah untuk pengembangan ilmu pengetahuan, sedangkan penelitian bagi mahasiswa adalah syarat untuk kelulusan. Ngga usah takut menghadapi penelitian. Karena cinta tak harus memiliki, eh maksudnya penelitian tak harus ditakuti.

ranking publikasi indonesia

Ikut andil meningkatkan ranking Indonesia yang masih sangat jauh tertinggal daripada Thailand, Singapura dan Malaysia kalau diambil dari ranking Scimago Journal Country Rank. Menurut scimagojr.com Indonesia masih menduduki peringkat 61 di bawah Singapura (32), Malaysia (37) dan Thailand (43). Ini merupakan tugas para peneliti di Indonesia untuk meningkatkan publikasi internasional. Karena publikasi itu akan memberikan credit poin tersendiri bagi seorang peneliti. Poin tersebut banyak manfaatnya. Mulai untuk bisa mencari kerja, kenaikan pangkat untuk dosen, atau mencari beasiswa riset.

Selain poin, banyak peneliti juga berharap bisa mendapatkan “coin” dari penelitiannya.

Sebenarnya ada hal yang lebih penting daripada poin dan coin. Seorang peneliti yang sudah mempublikasikan penelitiannya bisa dikatakan sudah ikut andil dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan juga kepada publik. Jadi penelitian yang kita lakukan akan bermanfaat bagi orang-orang setelah kita. Setidaknya hal itu juga lah yang dulu dilakukan oleh ilmuan-ilmuan ternama di dunia, misalnya ada Albert Einsten lewat tulisannya yang berjudul Relativity: Special and General Theory.

Tertarik untuk melakukan penelitian dan kemudian dipublikasikan? Go ahead!   

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s