Komunikasi, Kunci Manajemen Konflik Singapura – Malaysia


https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/39/Singapore_montage.png

Singapura, negara yang luas wilayahnya urutan 187 dunia. Luas Singapura hanya 1/5 luas dari pulau Bali. Tidak besar namun tertata rapi. Mulai dari urusan kecil hingga urusan besar semuanya diatur di negeri kecil ini. Berikut 10 keunikan Singapura:

  1. Singapura termasuk ke dalam daftar 20 negara terkecil di dunia. Luas wilayah Singapura hanya 710 kilometer persegi, 2.862 kali lebih kecil dari Indonesia dan 13.671 kali lebih kecil dari Cina.
  2. Merlion yang menjadi simbol dari Singapura merupakan makhluk mitologi berkepala singa dan berbadan ikan. “Mer” yang berarti laut digambarkan dengan bentuk ikan untuk melambangkan asal usul Singapura sebagai kampung nelayan. “Lion” atau Singa diambil dari nama Singapura yang bermakna kota singa.
  3. Singapura menjadi negara pengekspor ikan hias terbesar di dunia. Sekitar 25% pasokan ikan hias dunia berasal dari Singapura.
  4. Singapura sebenarnya merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 1 pulau utama dan 63 pulau kecil. Sebagian besar pulau di Singapura tak berpenghuni.
  5. Singapura tercatat sebagai salah satu negara terpadat di dunia. Tingkat kepadatan penduduk di Singapura adalah sekitar 6.340 orang per kilometer persegi.
  6. Singapura menjadi rumah dari kebun binatang malam pertama di dunia, Night Safari. Tren safari malam kemudian banyak diikuti oleh negara-negara lainnya di berbagai belahan dunia.
  7. Tidak boleh ada bangunan di Singapura yang tingginya melebihi 280 meter. Saat ini, hanya ada 3 gedung di Singapura yang mencapai ketinggian tersebut.
  8. Oktober menjadi bulan kelahiran tertinggi di Singapura. Sebagian besar penduduk Singapura lahir di bulan Oktober.
  9. Singapura tergolong sebagai negara yang melek teknologi dan perangkat komunikasi. Terbukti, 8 dari 10 penduduk Singapura mempunyai ponsel.
  10. Karena sempitnya wilayah Singapura, sebagian besar penduduknya tinggal di apartemen atau rumah susun. Hasil survey membuktikan bahwa 9 dari 10 penduduk Singapura tinggal di gedung bertingkat.

Singapura disebut sebagai negara yang bersih. Lihat saja tempat-tempat seperti Universal Studios, Jembatan Henderson Waves, Esplanade, Patung Merlion, Marina Bay Sands, Gardens By The Bay, dan Orchard Road. Kita akan terpesona dengan megah dan bersihnya negara ini. Semua tertata rapi, tata kota, hingga jalur tranpostasi, semuanya seolah diatur rapi dan terencana.

https://i2.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/e/e3/Singapore-CIA_WFB_Map.png

Dibalik keindahannya, Singapura mempunyai sengketa perbatasan dengan Malaysia pada pulau di pintu masuk Selat Singapura sebelah timur. Ada tiga pulau yang dipersengketakan, yaitu Pedra Branca atau oleh masyarakat Malaysia dikenal sebagai Pulau Batu Puteh, Batuan Tengah dan Karang Selatan. Persengketaan yang dimulai tahun 1979. Subuah konflik yang sangat lama.

Meski sebenarnya sudah diselesaikan oleh Mahkamah Internasional tahun 2008, dengan menyerahkan Pulau Pedra Branca kepada pemerintahan Singapura. Namun dua pulau lagi masih terkatung-katung penyelesaiannya dan penyerahan Pedra Branca itu, kurang diterima oleh Masyarakat Malaysia sehingga kerap terjadi perselisihan antar masyarakat.

Padahal sebentar lagi, tahun 2015 diharapkan ASEAN menjadi satu komunitas tunggal, yang merangkul seluruh negara di ASEAN. Namun di antara anggota ASEAN, ada juga yang memiliki sengketa antar negara, terutama terkait dengan perbatasan antar negara. Seperti yang terjadi dengan Singapura dan Malaysia ini. Hal ini tidak boleh berkelanjutan sehingga berpeluang menjadi konflik.

Indonesia mempunyai 92 pulau terluar dari sekitar 17 ribu pulau-pulau besar dan kecil. Karena letaknya terpisah-pisah tentu punya potensi konflik dengan negara tetangga. Oleh karenanya perlu dijaga secara baik melalui pembangunan pertahanan yang kuat. Saya jadi ingat perkataan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono tentang keutuhan sebuah negara.

“Kita harus terus mencegah terjadinya benturan dan kekerasan komunal yang akan mengganggu ketentraman hidup masyaralat dan kesatuan bangsa. Untuk itu kita gunakan segala intrumen hukum dalam rangka membangun sinergitas penanganan konflik sosial, baik dengan Polri maupun dengan komponen masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama melalui optimalisasi peran TNI”

Konflik antar masyarakat di dalam suatu negara adalah tanggung jawab dari pihak tentara dan kepolisian di negara itu. TNI dan POLRI bekerjsa sama memberantas kekerasan, dimanapun dan dalam bentuk apapun. Anis Baswedan pernah juga mengatakan bahwa:

“Negara pegang hak tunggal, negara punya monopoli atas kekerasan. Kita tuntut negara agar pakai monopoli itu untuk menegakkan hukum, bukan untuk menonton kekerasan menjamur”

Jelas, negara punya tanggung jawab penuh terhadap sebuah penegakan hukum. Konflik yang tidak tertanggulangi jelas bisa berakibat pada iklim berbangsa dan bernegara yang tidak kondusif. Bahkan, konflik yang menyeluruh bisa saja berakibat pada kekacauan nasional, sebagaimana terjadi di Mesir, Libya dan Bahrain belakangan ini. Apa yang terjadi di negara-negara Arab tersebut, sejatinya bermula dari konflik-konflik kecil yang mengakumulasi, bahkan menggurita. Kalau sudah sampai pada ukuran maksimalnya, maka terjadilah apa yang disebut “ledakan sosial”. Beragam tatanan berbangsa dan bernegara bisa berantakan dalam hitungan hari, minggu atau bulan. Beragam bencana sosial pun terjadi di seantero negeri.

Tentu, untuk menangani hal tersebut perlu yang namanya manajemen konflik. Adalah serangkaian proses untuk mempertemukan kepentingan dua belah pihak, menetralisir konflik, dan pemulihan pasca konflik. Manajemen konflik harus diawali dengan memetakan konflik, mendengar ketarangan dua belah pihak, mempertemukan kedua belah pihak, dan pengambilan keputusan untuk mengatasi konflik. Tidak hanya kedua belah pihak, tapi sesama anggota komunitas ASEAN, kita harus selalu saling bersinergi, bertemu dan berkomunikasi agar setiap masalah bisa terselesaikan dengan damai dan tentu melibatkan anggota sesama Komunitas ASEAN. Karena pilar pertama Komunitas ASEAN adalah Komunitas Keamanan ASEAN!

***

*Referensi:

  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Singapura
  2. http://www.voucherhotel.com/travel/inilah-10-fakta-menarik-tentang-singapura
  3. http://m.liputan6.com/news/read/681132/4-amanat-panglima-tni-agus-suhartono-untuk-ksad-budiman
  4. http://politik.kompasiana.com/2011/03/02/manajemen-konflik-jadi-teringat-pak-jk-344625.html
  5. http://www.antaranews.com/print/245232/anies-baswedan-pemerintah-tidak-seharusnya-tolerir-kekerasan
  6. http://www.menits.com/post/6879913782/2013/09/02/Polhukam/Menhan-%3A-Kasus-Sengketa-Perbatasan-Tak-Perlu-Diselesaikan-di-Pengadilan-Internasional.html#.UiSAsj9e2kw

termasuk ke dalam daftar 20 negara terkecil di dunia. Luas wilayah Singapura hanya 710 kilometer persegi, 2.862 kali lebih kecil dari Indonesia dan 13.671 kali lebih kecil dari Cina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s