Kerjasama Segelas Kopi


Sebuah komunitas itu lahir dari ajang kopdar. Kopi darat. Ya, lewat ajang ngopi bersama itu, terkadang muncul sebuah gagasan dan ide keren untuk membangun sebuah gerakan ataupun kegiatan bersama. Akhirnya, komunitas itu tumbuh berkembang juga lewat ajang ngopi. Ketertarikan yang sama dan identitas yang sama membuat komunitas itu berkembang dan tumbuh besar. Sederhananya, sebuah komunitas lahir, tumbuh dan berkembang lewat segelas kopi.

***

 

Saya sangat gemar meminum kopi. Berbagai aneka macam kopi. Mulai dari yang ada di pinggir pelabuhan Kamal, hingga yang ada di deretan gerai kopi di mall.  Mungkin jutaan manusia di muka bumi juga sangat gemar minum kopi. Bahkan, saking populernya nama kopi, sebuah gerai kopi di Inggris memberi nama gerainya Kopi lengkap dengan domainnya kopi.co.uk.

Memang khasiat minuman satu ini banyak. Di samping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung (kardiovaskuler).

Bangsa Etiopia menemukan minuman berkhasiat ini sekitar 3000 tahun yang lalu (1000 SM) yang lalu. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi per tahunnya.

Brazil menjadi penghasil kopi nomor wahid di dunia, disusul Vietnam dan Indonesia. Ada kisah menarik tentang keberhasilan Brazil menjadi negara penghasil kopi terbesar di dunia. Berawal dari mahalnya harga kopi di Brazil,  Francisco de Melo Palheta beraksi dengan mencuri bibit kopi dari Prancis dan dibawa pulang ke Brazil untuk dibudidayakan dan dikembangkan hingga menjadi yang terbesar di dunia. Selain itu, akan menjadi sangat menarik, ternyata tiga besar penghasil kopi di dunia adalah anggota Komunitas ASEAN.

Seperti sebuah kalimat pembuka di atas, bahwa kebanyakan komunitas itu lahir lewat segelas kopi. Sekarang, bagaimana agar Indonesia dan Vietnam yang notabene sesama Komunitas ASEAN bekerja sama hingga melahirkan kopi berkelas dunia lewat kerja sama internasional. Kerja sama internasional adalah bentuk hubungan yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain. Bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rakyat dan untuk kepentingan negara-negara di dunia. Kerja sama internasional, yang meliputi kerja sama di bidang politik, sosial, pertahanan keamanan, kebudayaan, dan ekonomi, berpedoman pada politik luar negeri masing-masing. Ada banyak fungsi dari kerjasama ini, diantaranya memperlancar hubungan ekonomi baik dalam bentuk pertukaran hasil produksi, dan faktor-faktor produksi serta memperlancar sistem pembayaran antarnegara. Juga menciptakan kerja sama secara timbal balik antarnegara melalui perjanjian ataupun melalui badan/organisasi internasional dan nasional.

Beberapa kerjasama antar negara sudah dilakukan oleh Indonesia. Diantaranya bersama China untuk memperkuat TNI-AL, Indonesia memperkuat kerjasama produksi rudal Indonesia-Tingkok. Indonesia juga bekerjasama serius dengan Korea di bidang dirgantara. Untuk keamanan udara, Indonesia pernah bekerja sama dengan Rusia untuk pembelian pesawat Sukhoi. Tidak bisa dipungkiri, memang sebuah kerja sama akan sama-sama menguntungkan untuk kedua negara.

Berkas:Handmaking coffee in Indonesia.jpg

Pengolahan kopi di Sumatera

Berkas:Saigon cafe filtre 01.jpg

Penyajian kopi di Vietnam

Bagaimana dengan kerjasama dalam bidang industri kopi antara Indonesia dan Vietnam. Keduanya memiliki iklim yang nyaris sama. Kopi liberika adalah salah jenis kopi yang tumbuh di dua negara ini. Akan sangat dahsyat jika daerah-daerah penghasil kopi kedua negara bersatu dan bekerja sama untuk menghasilkan kualitas kopi yang menghebohkan dunia. Kebun-kebun seperti Kayumas, Blawan, Kalisat di Bondowoso, juga beberapa kebun kopi di Ngrangkah Pawon, Kediri, Bangelan di Malang, perkebunan kopi di Aceh dan kebun Malangsari, Kaliselogiri di Banyuwangi dapat bekerjasama dengan Dak Lak, Gia Lai, Kontum, Lam Dong, Buon Me Thuot, Dong Nai, Ba Ria–Vung Tau, dan Binh Phuoc di Vietnam.

Sebuah kerja sama selalu diawali dengan pertemuan, tentu Kementerian Perindustrian dan Pertanian kedua negara harus bertemu untuk membahas masalah kopi. Tentu pertemuan hangat itu harus ditemani segelas kopi, bahkan juga diadakan ajang pertukaran kopi kedua negara. Dan kerjasama tentang kopi itu terjalin juga lewat segelas kopi. Menarik!

*referensi:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s