Lean Manufacturing dan Copernicus Architecture


https://i0.wp.com/www.kollewin.com/EX/09-16-00/Leanchart.gif

Lean Manufacturing

Dalam membangun sebuah sistem dan projek yang sangat expert makan sangat dibutuhkan beberapa metode dan pendekatan agar sistem dan projek yang dibuat bisa selesai dengan optimal dengan perencanaan yang matang. Salah satu pendekatan yang sering digunakan dalam membanguns sitem atau proyek besar adalah Lean Manufacturing, sesuai maknanya maka pendekatan ini berguna untuk merampingkan segala hal yang berhubungan dengan sistem dan proyek.

Lean Manufacturing merupakan pendekatan untuk mengefisienkan system dengan mereduksi pemborosan. Pendekatan ini dilakukan dengan memahami gambaran umum perusahaan melalui aliran informasi dan material di lantai produksi dengan membuat value stream mapping. Aktivitas ini dikelompokkan dalam value added, non value added, dan necessary non value added. – eprints.undip.ac.id

Contoh Studi Kasus yang menggunakan Lean Manufacturing sebagai pendekatan untuk menyelesaikan masalahnya :

PT. Ekamas Fortuna adalah perusahaan yang bergerak pada produksi kertas, dimana perlu untuk terus menerus meningkatkan kinerja produktivitasnya untuk meningkatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan berusaha menurunkan biaya, meningkatkan kualitas dan tepat waktu dalam pengiriman ke pelanggan. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan harus harus mengetahui berbagai aktifitas apa saja yang meningkatkan nilai tambah (value added) produk (jasa/barang), pemborosan (waste) apa saja yang sering terjadi dan bisa memperpendek proses produksi. Oleh karena itu diperlukan suatu pendekatan lean manufacturing. Dengan strategi lean, perusahaan diharapkan mempu meningkatkan rasio nilai tambah (valu added) terhadap pemborosan. Minimasi pemborosan akan sangat berguna bagi perusahaan dalam menghadapi persaingan yang semakin berat. Pemahaman kondisi perusahaan digambarkan dalam Big Picture Mapping. Pemborosan diidentifikasikan dengan seven waste, kemudian dilakukan pemetaan secara detail dengan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) dan dianalisa akar penyebabnya. – ITS

Copernicus Architecture

Sebelum kita belajar  Arsitektur Copernicus, alangkah baiknya kalau kita mengenal lebih dekat sosok yang sangat berjasa bagi perkembangan dunia Astrononi dunia yaitu Nicolas Copernicus, Nicolas Copernicus adalah penemu sekaligus bapak astronomi modern ia yang menentang pertama kali bahwa matahari mengelilingi bumi pria yang lahir pada tahun 1473 ini mengatakan sebaliknya bahwa bumi lah yang mengelilingi matahari pada jamannya banyak yang menentang tentang itu tetapi beliau terus mempertahankan pendapatnya karena beliau merasa benar terhadap hal itu. Dan penemuannya baru dikatakan kebenarannya setelah tiga abad ia mengeluarkan teori itu. Ia adalah salah satu ilmuan yang terbaik di dunia karena penemuannya sangat berarti di jaman sekarang ini untuk dipelajari dan dijadikan bahan pengajaran dalam ilmu astronomi. Maka itulah ia dikenal sebagai bapak dati astronomi

https://wahyualamsyah.files.wordpress.com/2011/10/copernicus.jpg?w=235

Niklas Koppernigk (latin: Nicolaus Copernicus; bahasa PolandiaMikołaj Kopernik; lahir di Toruń, 19 Februari1473 – meninggal di Frombork, 24 Mei1543 pada umur 70 tahun) adalah seorang astronom, matematikawan, dan ekonom berkebangsaan Polandia, yang mengembangkan teoriheliosentrisme (berpusat di matahari) Tata Surya dalam bentuk yang terperinci, sehingga teori tersebut bermanfaat bagi sains. Ia juga seorang kanon gereja, gubernur dan administrator, hakim, astrolog, dan tabib. Teorinya tentang matahari sebagai pusat Tata Surya, yang menjungkirbalikkan teori geosentris tradisional (yang menempatkan Bumi di pusat alam semesta) dianggap sebagai salah satu penemuan yang terpenting sepanjang masa, dan merupakan titik mula fundamental bagi astronomi modern dan sains modern (teori ini menimbulkan revolusi ilmiah). Teorinya memengaruhi banyak aspek kehidupan manusia lainnya. Universitas Nicolaus Copernicus di Torun, didirikan tahun 1945, dinamai untuk menghormatinya.

“Ada beberapa ‘pembual’ yang berupaya mengkritik karya saya, padahal mereka sama sekali tidak tahu matematika, dan dengan tanpa malu menyimpangkan makna beberapa ayat dari Tulisan-Tulisan Kudus agar cocok dengan tujuan mereka, mereka berani mengecam dan menyerang karya saya; saya tidak khawatir sedikit pun terhadap mereka, bahkan saya akan mencemooh kecaman mereka sebagai tindakan yang gegabah”.

Nikolaus Kopernikus menulis kata-kata yang dikutip di atas kepada Paus Paulus III. Kopernikus mencantumkan kata-kata itu dalam karya terobosannya yang berjudul On the Revolutions of the Heavenly Spheres (mengenai perputaran bola-bola langit), yang diterbitkan pada tahun 1543. Mengenai pandangan yang dinyatakan dalam karyanya ini, Christoph Clavius, seorang imam Yesuit pada abad ke-16, mengatakan, “Teori Kopernikus memuat banyak pernyataan yang tidak masuk akal atau salah”. Teolog Jerman, Martin Luther, menyayangkan, “Si dungu itu akan mengacaukan seluruh ilmu astronomi”. – Wikipedia

Copernicus Architecture atau Arsitektur Copernicus sering dikaitkan dengan Navy atau Angkatan Laut Amerika. Pada Agustus 1991,  Arsitektur Copernicus untuk Angkatan Laut muncul untuk menyediakan arsitektur, arah teknologi dan program untuk semua komunikasi perintah Angkatan Laut, komputer, dan program intelijen (c41). Arsitektur ini dikhususka untuk mendukung Space and Electronic Warfare (SEW) yang mempunyai msi untuk mengkontrol dan menggunakan sumberdaya yang dibutuhan untuk mensukseskan perang informasi. Selain itu Arsitektur ini memberikan kekuatan pertempuran aset komandan untuk mendukung “prajurit menarik” arus informasi. sumber: http://sysarch.gmu.edu

2 thoughts on “Lean Manufacturing dan Copernicus Architecture

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s