WEB PROJECT MANAGEMENT


MANAJEMEN PROYEK WEB | WEB PROJECT MANAGEMENT

diambil dari buku Web Engineering, edited by Gerti Kappel Birgit Proll cs

  1. PENDAHULUAN

Manajemen proyek Web sangat berbeda dari manajemen proyek perangkat lunak tradisional, Manajemen proyek adalah aktivitas manusia untuk membentuk tindakan dari manusia lainnya, perspektif humanitis membutuhkan seseorang manajer proyek web untuk memecahkan sebuah konflik dan tim web yang harus mempunyai pemahaman tentang berbagai disiplin ilmu. Sebagai konsekuensi, model yang digunakan untuk mengembangkan sebuah aplikasi web haruslah fleksibel serta mempertimbangkan secara benar pengembangan yang meningkat dan berulang, dan menyertakan kontraktor sesering mungkin di dalam pengembangan aplikasi web. Artinya, tool dan teknik-teknik yang digunakan di dalam manajemen proyek web secara khusus di tandai dengan keadaan transisi masa kini dan metode pengembangan perangkat lunak tradisional ke metode agile (cerdas). Konsisten dalam menggunakan tool yang terintegrasi sama pentingnya dengan manajemen risiko sebagai hasil selama keseluruhan siklus

  1. APA ITU MANAJEMEN PROYEK

    Menurut Westland (2006), proyek adalah sebuah usaha yang menghasilkan seperangkat pengiriman dalam waktu tertentu, biaya, dan kualitas tertentu. Proyek sangat berbeda kegiatan operasi bisnis. Suatu proyek akan mempunyai ciri-ciri berikut:

  • Unik secara alami
  • Mempunyai batasan waktu
  • mempunyai anggaran yang telah disetujui
  • mempunyai sumber yang terbatas
  • meliputi elemen risiko
  • mendapatkan perubahan keuntungan

    Sedangkan manajemen proyek adalah suatu keahlian, peralatan, dan proses manajemen yang diperlukan untuk kesuksesan suatu proyek. Manajemen proyek akan meliputi hal-hal sebagai berikut:

  • Sekelompok keahlian; spesialisasi pengetahuan, keahlian, dan pengalaman diperlukan untuk mengurangi risiko di dalam mengerjakan sebuah proyek.
  • Sekumpulan peralatan; Berbagai tipe dari peralatan digunakan oleh manajer proyek untuk mengembangkan kesempatan mereka untuk sukses. Sebagai contoh, sekumpulan peralatan akan meliputi model-model dokumen, perangkat lunak yang direncanakan, model perangkat lunak, pengeceakan audit, dan bentuk yang direka ulang.
  • Serangkaian proses; Berbagai proses dan teknik-teknik diperlukan untuk menguasai dan mengatur waktu, biaya, kualitas, dan kapasitas dari proyek. Contoh dari proses ini meliputi waktu manajemen, kualitas manajemen, perubahan manajemen, risiko manajemen, dan subjek manajemen.
  1. PERMULAAN PROYEK
  • Mengembangkan kasus bisnis; meliputi: deskripsi yang mendetail tentang masalah atau kesempatan, daftar tentang solusi-solusi yang tersedia, analisis biaya, deskripsi dari solusi yang memungkinkan, dan ringkasan rencana untuk penerapan.
  • Membentuk studi kelayakan; tujuan dari studi kelayakan adalah untuk menilai kemungkinan dari setiap alternatif solusi untuk mencapai keuntungan yang telah direncanakan pada kasus bisnis.
  • Menetapkan istilah referensi; pada posisi ini, istilah untuk referensi mendefinisikan visi, tujuan, domain dan pengiriman untuk proses yang baru.
  • Menugaskan tim proyek; Manajer proyek akan membentuk deskripsi mengenai pekerjaan untuk setiap peran di dalam tim proyek.
  • Mendirikan kantor proyek; kantor proyek adalah lingkungan tempat tim tersebut berada. Lingkungan kantor proyek harus mempunyai peralatan kantor, infrastruktur komunikasi, akses internet, dan dokumentasi.
  • Melakukan tahap peninjauan ulang; tahap ini biasanya merupakan titik pemeriksaan untuk memastikan bahwa proyek telah mencapai tujuannya seperti yang telah direncanakan.
  1. PERENCANAAN PROYEK

    Pada tahapan perencanaan proyek, biaya-biaya dari proyek dan keuntungan telah didoku-mentasikan, tujuan dan domain telah dijelaskan, tim proyek telah ditunjuk, dan kantor proyek telah dibentuk. Perencanaan proyek dimulai dari merencanakan proyek merencanakan sumber daya, merencanakan finansial, merencanakan kualitas, merencanakan risiko, merencanakan penerimaan, merencanakan komunikasi, merencanakan pengadaan, mengontrak pemasok dan melaksanakan tinjauan tahapan

  2. PELAKSANAAN PROYEK

    Tahap pelaksanaan, biasanya merupakan tahap terlama proyek dari segi durasi. Pada tahap ini, hasil kerja dibangun secara fisik dan dipresentasikan kepada pelanggan untuk penerimaan. Untuk memastikan agar kebutuhan pelanggan terpenuhi, manajer proyek memonitor dan mengendalikan kegiatan, sumber daya, dan pengeluaran yang dibutuhkan untuk membangun setiap hasil kerja.

    Kegiatan-kegiatan yang bisa dilaksanakan diantaranya membangun hasil kerja yang melibatkan pelaksanaan fisik setiap hasil kerja agar dapat diterima pelanggan, Memonitor dan mengendalikan yang memproduksi hasil kerja secara fisik, juga melaksanakan serangakaian proses manajemen untuk untuk memonitor dan mengendalikan kegiatan yang dilaksanakan oleh tim proyek.

  3. PENUTUPAN PROYEK

    Menyusul penerimaan semua hasil kerja proyek oleh pelanggan, proyek pasti telah memenuhi tujuannya dan siap untuk diakhiri. Penutupan proyek merupakan tahap terakhir dalam siklus hidup proyek dan harus dilaksanakan secara formal sehingga keuntungan bisnis proyek direalisasikan pelanggan sepenuhnya

  1. DARI MANAJEMEN PROYEK PENANGKAT LUNAK KE MANAJEMEN PROYEK WEB

    Manajemen proyek perangkat lunak mendukung suatu pendekatan rekayasa untuk pengembangan perangkat lunak, yaitu dengan memperluas siklus pengembangan produk teknis (perencanaan-penerapan-pemeriksaan) untuk tugas-tugas sosial dan ekonomi, seperti pengelolahan, pengembangan dan pengawasan

    Manajemen dapat digambarkan sebagai suatu aktivitas yang dihadapkan dengan pembentukan tindakan dari orang lain. Menurut Gernert dan Ahrend (2001), definisi ini menghasilkan tugas-tugas yang terstuktur. Untuk manajemen proyek perangkat lunak, yaitu kepemimpinan, pengembangan dan pengawasan.

  • POKOK-POKOK MANAJEMEN PROYEK WEB

    Kebanyakan aplikasi yang lebih besar dan monolitik, dan dikembangkan pada masa lalu telah digantikan oleh sejumlah besar aplikasi web (Reifer, 2000). Banyak pengembang tidak terbiasa dengan metode dan model tradisional yang meyakinkan, meningkatkan kematangan pengembangan seperti (CMII atau ISO 15504), dan waktu belajar. Penerapan model ini-pun sering tidak tersedia

Parameter Manajemen Proyek Perangkat Lunak Tradisional Manajemen Proyek Web
Tujuan Utama Menciptakan suatu produk kualitas dengan biaya terindah Menciptakan produk yang bisa dipakai dalam waktu terpendek
Ukuran proyek Menengah sampai besar (10 sampai 100 orang dan lebih) Biasanya kecil (6+/-3 orang)
Durasi 12 sampai 18 bulan di atas rata-rata 3 sampai 6 di atas rata-rata
Biaya Jutaan dolar Ribuan dolar
Pendekatan Pengembangan Berdasarkan pada kebutuhan, tersturktur ke dalam fase, untuk peningkatan (incremental), dan dituntun dokumentasi Metode agile, pemasangan komponen, dan pemrototipean
Teknologi Metode OO dan CASE tool Metode berbasis komponen, pemograman visual, dan multimedia
Proses CMM, ISO, dan lain-lain Ad-hoc (“agile”)
Produk Berbasis kode, kurangnya pemakaian kembali, dan aplikasi yang kompleks Pemakaian kembali yang tinggi, komponen standar, dan banyak aplikasi standar
Profil staf Pengembangan perangkat lunak profesional dengan pengalaman hanya beberapa tahun Desainer multimedia pemograman Web (java dan lain-lain), pemasaran dan humas
  1. TANTANGAN UMUM DI DALAM PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK
  • Tantangan Kepemimpinan
          • Sistem Perangkat lunak itu unik; sistem perangkat lunak sering dikembangkan sejak awal. Pengalaman menggambarkan proyek yang lampau terlalu kecil untuk mampu membuat estimasi biaya yang dapat dipercaya.
          • Perspektif kepemimpinan yang sangat teknis; manajemen proyek telah didominasi oleh keajaiban teknologi, terutama sekali oleh perekayasa yang berpikiran teknologi. Pada kebanyakan kasus, perspektif ini telah mendorong pengabaian pengembangan organisasi menuju pengembangan perangkat lunak.
          • Perencanaan yang kurang; banyak produk perangkat lunak ditandai dengan sasaran rencana yang tidak jelas dan tidak lengkap, dan perubahan yang sering terjadi pada tujuan perencanaan, dan kerusakan dalam organisasi proyek.
  • Tantangan Pengembangan
    • Individualitas para pemogram; sekarang ini, banyak proyek pengembangan perangkat lunak lebih dilihat sebagai sebuah seni daripada teknik. Pemogram perangkat lunak adalah seorang individualis dengan kinerja yang berbeda.
    • Banyaknya jumlah solusi alternatif yang muncul; Pada pengembangan perangkat lunak, sejumlah alternatif yang tidak terbatas muncul secara virtual untuk memecahkan masalah tertentu. Pada kebanyakan kasus, pembanding dan pengevaluasian solusi yang berbeda sebelumnya mustahil untuk dilakukan.
    • Perubahan teknologi yang sangat cepat; Perkembangan teknologi perangkat keras dan perangkat lunak yang cepat membuat perencanaan dan pengorganisasian proyek perangkat lunak menjadi lebih sulit. Masalah ini sering terjadi karena pengembangan sistem perangkat lunak yang bersifat under way yang menyesusaikan dengan komponen-komponen baru dan lebih baik (suatu peningkatan kemampuan grafis) yang ada pada pasar.
  • Tantangan Pengawasan; salah satu tantangan pengawasan adalah status produk perangkat lunak yang tidak penting. Hal yang tidak mudah dimengerti dari produk perangkat lunak membuatnya sulit untuk dikendalikan. Kondisi ini membuat sulit penentuan jumlah produk perangkat lunak yang benar-benat telah diselesaikan dan membuat pemograman mempunyai cakupan yang luas dari berbagai kemungkinan untk menutupi status pengembangan nyata.
  1. TIM INTI PADA MANAJEMEN PROYEK WEB

    Peran inti pada tim Web adalah sebagai berikut:

  • Produser (dikenal juga sebagai manajer produk, manajer produk, dan pemimpin proyek); inti dari setiap tim Web adalah produser atau manajer proyek yang bertanggung jawab untuk penetepan arah proyek. Produser harus bisa berkomunikasi dengan sempurna dan mengumpulkan informasi.
  • Pemimpin teknis (dikenal juga sebagai pemimpin teknik dan pemimpin IT); Pemimpin teknis menyediakan kepemimipinan teknologi untuk situs yang dimulai dengan pertanyaan lingkup. Dia bekerja dengan tim inti untuk menentukan situs seperti apa yang akan dikerjakan.
  • Pemimpin desain (dikenal juga sebagai direktur kreatif, pemimpin kreatif, atau desainer); Pemimpin desain bertanggung jawab untuk penyajian visual situs. Namun, proses desain mulai dilakukan sebelum pemilihan warna dan huruf.
  • Pemimpin produksi (dikenal juga sebagai manajer produksi atau pemimpin HTML); manajer produksi web mengatur penciptaan situs fisik. Pekerjaan ini dimulai dengan insfratruktur, yaitu dia akan merencanakan stuktur direktori situs dan mempersiapkan server dari pengembangan yang akan dilakukan (pengembangan server atau kinerja sever) dan mempersiapkan live site. Dia akan mengorganisasikan sebuah template sistem untuk memastikan konsistensi antarhalaman situs.
  • Spesialis domain

    Tergantung pada lingkup dan tips situs, peran-peran inti lainnya dapat ditambahkan dan menghasilkan keahlian spesialis. Sebagai contoh, situs berbasisi konten akan selalu mempunyai sebuah editor di dalam tim inti.

  • Tim yang diperluas

    Tergantung pada ukuran dan lingkup proyek, dan keahlian dari pegawai inti, spesialis di dalam tim mungkin akan berjumlah banyak. Beberapa spesialis di dalam tim mungkin akan berjumlah banyak. Beberapa spesialis dapat bergabung dengan tim yang bekerja secara penuh, sedangkan yang lainnya mungkin dipanggil untuk tugas spesifik atau konsultan jangka pendej. Desainer tunggal, sebagai contoh, dapat menggantikan semua spesialis desain, atau pemimpin teknis bisa mempunyai peran ganda sebagai perekayasa perangkat lunak.

  1. STRUKTUR TIM WEB

    Tergantung pada sifat tim Ada (pegawai atau konsultan) dan lingkup situs Anda, Anda boleh mendukung salah satu dari beberapa model untuk penstrukturan tim web Anda. Pertimbangkan prototipe ini sebagai titik awal untuk pengembangan struktur manajerial tim Anda.

    Tiga tim Web khusus adalah sebagai berikut:

  • Perusahaan Web yang keseluruhan pengorganisasiannya difokuskan untuk memproduksi situs Web.
  • Bisnis kecil dan konsultan Web. Bisnis kecil yang berfokus pada toko dan layanannya (bukan pada situs Web) ini menyewa konsultan untuk membangun situsnya.
  • Korporasi dan agensi Web. Perusahaan besar tersebut menyewa suatu agensi Web yang dibentuk untuk menetapkan strategi Internet mereka dan membangun atau merancang ulang situs Web mereka. Korporasi boleh juga mempunyai tim Web internal.
  1. PERUSAHAAN WEB

    Perusahaan web adalah perusahaan yang keseluruhan pengorganisasiannya difokuskan untuk memproduksi situs Web (atau situs).

    Tantangan yang harus dihadapi perusahaan Web adalah pengembangan suatu hierarki organisasi yang efektif. Pada perusahaan ini, orang-orang dari berbagai disiplin datang bersama-sama di dalam suatu kombinasi untuk bekerja pada proyek yang berbeda dari waktu ke waktu. Perlukah melaporkan struktur yang didasarkan para proyek, disiplin atau kombinasi kedua-duanya?

    Empat kunci sukses untuk perusahaan Web adalah sebagai berikut:

  • Menciptakan tim yang disajikan untuk proyek individual
  • Memberikan otoritas manajer proyek untuk mengatur timnya
  • Menawarkan kesinambungan di dalam manejemen. Individual boleh berubah tim dengan beberapa keteraturan, tetapi mereka seharusnya tidak mengubah para manajer setiap kali mereka mengubah tim, jika memelihara manajer tunggal, mereka tidak akan kehilangan pengorganisasian.
  • Menyediakan umpan balik pekerjaan spesifik. Masing-masing pengawai perlu menerima panduan dari senior manajer di dalam disiplin mereka sendiri. Oleh karena itu, pekerjaan desainer harus ditinjau ulang oleh direktur kreatif, yaitu perekayasa yang bekerja dengan pemimpin teknik

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s