Sistem Operasi Berbasis Web


 

Tak cukup hanya dengan menghadirkan web browser Chrome, kini Google sedang menyibukkan dirinya untuk mempersenjatai sistem operasi terbarunya yaitu Chrome OS. Masih tak jelas memang kapan kiranya sistem operasi berbasis web itu akan hadir, bahkan untuk perkiraan tahun depan saja masih belum jelas adanya.

Untuk memberikan sedikit bocoran, apa saja yang akan ada nantinya, Chrome OS akhirnya menampilkan sketsa awal dari konsep sistem operasi tersebut. Memang masih sebatas konsep kasar saja, dimana hanya fitur-fitur umum ditampilkan.

Sistem operasi tersebut kabarnya akan benar-benar berjalan dengan menggunakan web browser Chrome. Di bagian kanan bawah, terdapat USB drive dimana membaca data dari USB kita dan ditampilkan dengan tab. Untuk notepad-nya menggunakan Google Docs. Aplikasi website yang dirilis juga menggunakan aplikasi dari panel-panel buatan Google yang mana meliputi Gmail, Facebook, Twitter, Hulu dan lainnya.

Selain itu untuk aplikasi yang berjalan secara background seperti Google Talk akan di-minimize pada panel bawah dan akan muncul kalau ingin kita tampilkan. Kapasitas penyimpanan lokal juga digunakan untuk mempercepat sistem ini. Kalau dilihat-lihat sepertinya sistem ini hanya meminjam login saja dan lainnya akan menggunakan kecanggihan yang ada di website dan internet. Google juga berjanji akan melakukan kerja keras agar sistem operasinya mendukung Flash dan lebih bisa dicocokkan dengan kebutuhan hardware. Untuk Silverlight sendiri, pihak Google memang belum mengomentari apakah akan bisa mendukung atau tidak nantinya.

Dengan sistem operasi ini, pihak Google mencoba memfokuskan diri untuk memberikan solusi kepada mereka yang memang sudah terbiasa dan sering menggunakan website dalam kehidupan sehari-hari, bukan untuk mencukupi segala kebutuhan pengguna. Jadi jika Anda adalah seorang pengacara dan harus mengedit kontrak dan lain sebagainya, sepertinya sistem operasi ini bukanlah sistem operasi yang cocok buat Anda.

Kabarnya lagi, dengan kehadiran sistem operasi ini bukan tidak mungkin pihak Google juga akan membuat spesifikasi hardware khusus untuk pengguna sistem operasi ini, misalnya hanya pengguna komputer dengan SSD saja yang mendukung x86 dan juga processor ARM. Namun itu masih sebatas rumor saja karena segala hal masih belum jelas dan saat ini Google sendiri sedang bekerja keras untuk memberikan yang terbaik untuk para pengguna sistem operasinya nanti.

Untuk melihat-lihat lebih jelas mengenai konsep awal ini, silahkan lihat video-video berikut ini :

(sumber: http://www.beritateknologi.com)

Keuntungan menggunakan Sistem operasi berbasis web:

  1. Data yang disimpan dalam sistem operasi jenis ini dapat diakses dari mana saja dari seluruh dunia.
  2. Data yang disimpan juga dapat diakses oleh orang lain pada saat yang sama (multiple file sharing)
  3. Sangat berguna apabila kita sering mengakses internet dari warung internet namun sistem operasi yang digunakan tidak familiar.
  4. Sebagian besar sistem operasi berbasis web menyediakan fasilitas enkripsi khusus untuk setiap pelanggannya apabila mereka hendak menyimpan file-file mereka di sini.
  5. Anda tidak perlu direpotkan tentang masalah instalasi software ataupun update-nya karena sistem operasi berbasis web telah menyediakannya untuk anda.
  6. Sistem operasi berbasis web aman dari virus dan threat jahat lainnya.
  7. Tidak diperlukan pengetahuan mendalam tentang sistem operasi untuk menggunakan sistem operasi berbasis web.

Kerugian menggunakan sistem operasi berbasis web:

  1. Karena berbasis web, sistem operasi ini hanya akan efektif penggunaannya melalui akses internet. Besarnya volume data seringkali menyebabkan beberapa sistem operasi virtual mengalami crash/hang, disamping akses ke desktop yang juga lambat.
  2. Data yang disimpan dalam ruang virtual sistem operasi dapat sewaktu-waktu hilang apabila sistem operasi yang bersangkutan menghilang dari dunia maya.
  3. Ada beberapa sistem operasi yang menggunakan elemen flash untuk desktop environment dan navigasinya sehingga cukup menyulitkan pengguna yang kurang begitu memahami karakteristik elemen flash.
  4. Tidak semua aplikasi berjalan secara lancar. Ada beberapa aplikasi yang mungkin akan mengalami lag/crash dalam penggunaanya mengingat sistem operasi jenis ini juga dipengaruhi oleh jenis browser yang digunakan.
  5. Minimnya jenis aplikasi yang kompatibel dengan sistem operasi berbasis web yang bersangkutan.

Tips menggunakan sistem operasi berbasis web:

  1. Pilihlah sistem operasi yang telah dikenal baik oleh masyarakat luas.
  2. Jangan terlalu mempercayakan file-file penting anda pada sistem operasi yang baru anda kenal karena dikhawatirkan file-file anda bisa hilang atau dicuri.
  3. Pilihlah sistem operasi berbasis web yang tidak menggunakan elemen flash dalam penyajiannya karena disamping membutuhkan plugin khusus, sistem operasi jenis ini cenderung lambat dan tidak familiar untuk anda yang telah terbiasa menggunakan Windows atau Linux.

Artikel sepenuhnya milik NTT dikutip dengan beberapa perubahan, tambahan, dan translasi bahasa

Sumber: http://ntt.cc

One thought on “Sistem Operasi Berbasis Web

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s