Kuliah di Jepang?, Kenapa Tidak!


Bermimpi melajutkan studi ke luar negeri? Bermimpi seperti Mas Andrea Hirata yang dapat beasiswa ke Paris? Ingin seperti Ibu Noor Ifada yang kuliah di Belanda? atau seperti Bapak Wahyudi Agustiono dan Pak Romi Satrio Wahono yang belajar di Jepang?. Saya, kamu semua berhak bermimpi sekolah di luar negeri seperti di Jepang, Amerika, ataupun Australia. Sekarang mimpimu itu tidak bukan icapan jempol belaka. Hiraukan cemoohan dari teman-teman yang mengatakan kita berkhayal pergi ke luar negeri untuk belajar, jangan berpikir lulusan universitas yang biasa-biasa tidak bisa kuliah di luar negeri. Asal ada kemauan dan semangat, semuanya pasti akan terwujud. Salah satu Hadist mengatakan “Belajarlah sampai ke negeri Cina”. Hadist ini rasanya menyuruh kita agar terus belajar kemanapun sesuai dengan mimpi-mimpi kita yang menghiasi indahnya malam hari.

Meski belum pernah kuliah di Jepang, Saya bermimpi untuk belajar ke negeri dengan teknologi tinggi. Beberapa waktu lalu, Saya sempatkan hadir dalam Japan Education Fair 2010 yang diselenggarakan oleh Japan Student Services Organization (JASSO) dan Perhimpunan Alumni dari Jepang (PERSADA). JASSO sendiri didirikan pada tahun 2004. Tujuannya adalah membina sumber daya manuasia kreatif yang memiliki sifat yang bijaksana untuk bertanggung jawab terhadap masa yang akan datang, melalui pelaksanaan secara menyeluruh program pemberian beasiswa dan program bantuan mahasiswa asing serta program bantuan kehidupan mahasiswa.

Acara yang diselenggarakan di Hotel Sheraton Surabaya, 3 Oktober yang lalu ini didukung oleh Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya bekerja sama dengan The Japan Foundation, Jakarta. Acara ini sebelumnya di adakan di Jakarta 2 Oktober, satu hari setelahnya giliran kota Pahlawan Surabaya.

Nah sekarang Saya mau sharing ke teman-teman bagaimana cara mendaftar kuliah ke Jepang baik melalui jalur biasa ataupun jalur beasiswa, sekali lagi saya belum pernah ke Jepang, *masih bermimpi ke Jepang 🙂* saya cuma merangkum dari beberapa informasi yang saya dapat ketika datang ke pameran pendidikan Jepang di Surabaya beberapa waktu lalu, Langkah awal sebelum pergi ke Jepang ialah mengumpulkan informasi sedetail mungkin tentang tujuan belajar di jepang?, belajar di instansi pendidikan yang mana? Bidang ilmu yang akan dipelajari? Kapan kita mulai kuliah? Berapa biaya yang dibutuhkan?

Beberapa link di bawah ini mungkin dapat membantu teman-teman untuk mencari dan mengumpulkan informasi dasar mengenai belajar di Jepang

  1. Website JASSO
  2. JASSO Indonesia
  3. “Study in Japan” Portal Site – JASSO
  4. Study in Japan
  5. Japan Study Support
  6. Perhimpunan Alumni dari Jepang

Kemudian teman-teman harus tahu bagaimana Sistem Pendidikan di Jepang. Pendidikan tingkat tinggi di Jepang dimulai setelah seseorang menyelesaikan 12 tahun masa pendidikan, yaitu pendidikan dasar (SD 6 tahun) dan pendidikan menengah (SMP 3 tahun dan SMA 3 tahun). Terdapat 5 jenis pendidikan tinggi yang bisa dimasuki mahasiswa asing yaitu : 1) College of Technology (Kouto Senmongakkou) 2) Specialized Training College (Senshugakkou/Senmonkate) 3) Junior College (Tanki Daigaku) 4) Universitas 5) Pasca Sarjana terbagi secara garis besar menjadi universitas negeri, universitas local publik, dan universitas swasta. Berbeda dengan di Indonesia, ketiga tipe universitas tadi mempunyai kualitas dan biaya kuliah yang hampir sama. Selain itu juga universitas di Jepang ada yang Full English-Based (seluruh perkuliahan berbasis Bahasa Inggris), English-Japan Basad (perkuliahan menggunakan bahasa Inggris dan Jepang), dan Full Japan-Based (seluruh perkuliahan berbasis Bahasa Jepang).

Tahun ajaran lembaga pendidikan tinggi di Jepang dimulai April dan berakhir pada bulan Maret tahun berikutnya. Perkuliahan umumnya terbagi 2 semester yaitu semester awal (April – September) dan semester akhir (Oktober-Maret). Selain itu juga yang memulai perkuliahan pada musim gugur (September atau Oktober). Umumnya ada 3 masa libur panjang,yaitu libur musim panas (akhir Juli-awal September), libur musim dingin (akhir Desember – awal Januari) dan libur musim semi (Pebruari-Maret)

Beberapa universitas hadir dalam acara pameran pendidikan Jepang di Surabaya diantaranya :

  1. Gifu University
  2. Hokkaido University
  3. Japan Advanced Institute of Science and Technology
  4. Kagawa University
  5. Kansai University
  6. Keio University
  7. Kokushikan University
  8. Kumamoto University
  9. Kyoto Seika University
  10. Kyushu University
  11. Meiji University
  12. Ritsumeikan Asia Pasific University
  13. Sophia University
  14. The University of Tokushima
  15. Tohoku University
  16. Toyohashi University of Technology
  17. Waseda University
  18. Yamaguchi University
  19. Yokohama National University

Untuk website semua universitas yang datang langsung ke Surabaya bisa dicari di Mbah google
🙂
. Semua universitas yang hadir datang langsung dari Jepang, setiap kampus rata-rata mengirim 2-3 orang dosen asli Jepang dan 1-2 Mahasiswa/pembantu dosen dari Indonesia yang kuliah di Jepang, sehingga ini memudahkan pengunjung yang hadir untuk berkomunikasi secara langsung bagaimana sistem pendidikan di kampus tersebut. Itu saja oleh-oleh saya dari Jepang, oh salah dari pameran pendidikan Jepang di Surabaya 🙂 semoga bermanfaat dan jangan pernah berhenti untuk bermimpi.

11 thoughts on “Kuliah di Jepang?, Kenapa Tidak!

  1. mas , saya ingin bgt kuliah di jepang, banyak yg mencemooh, tetapi mimpi itu jadi motivasi saya🙂, ingin tanya” lg mas tentang kuliah di jepang, kalau bersedia, balas ke email saya ya mas.

  2. […] Setelah presentasi paper pertama kalinya yang super tegang di UGM ini. Sekarang saatnya keliling kampus UGM nih *biasalah, orang ndeso dari Madura*. Di tengah perjalanan ke tempat parkir motor, aku mendapatkan sms dari Pak Yusuf (dosen UTM yang sedang menjalani beasiswa kursus IELTS di UGM). Beliau mengajakku dan Aris untuk datang ke Holland Education Fair. Sebelumnya aku pernah datang ke pameran pendidikan Jepang di Surabaya. […]

  3. […] Setelah presentasi paper pertama kalinya yang super tegang di UGM ini. Sekarang saatnya keliling kampus UGM nih *biasalah. orang ndeso dari Madura*. Di tengah perjalanan ke tempat parkir motor, aku mendapatkan sms dari Pak Yusuf (dosen UTM yang sedang menjalani beasiswa kursus IELTS di UGM). Beliau mengajakku dan Aris untuk datang ke Holland Education Fair. Sebelumnya aku pernah datang ke pameran pendidikan Jepang di Surabaya. […]

  4. Salah satu Hadist Rasullullah mengatakan “Belajarlah sampai ke negeri Cina”.
    belajarlah ilmu hadits lagi.
    itu bukan dari rosul.
    jangan ro’yu(berpendapat yg tdk ada di sumbernya)
    jazakumullohu khoiro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s