Mengejar Mimpi, Waktu Rekreasi Terhambat


foto ketika nyatai di tenda (06/2009)

Pada saat libur biasanya Saya memanfaatkannya dengan ber-rekreasi bersama temen-temen Remaja Masjid (Remas) Al-Kabir -nama Masjid di tempat Saya tinggal-. Meski hanya sebatas jalan-jalan ke Sawah, atau sekedar bakar ikan atau panggang ayam di ladang, tapi itu merupakan rutinitas yang selalu kami -remas- adakan dikala kita sedang libur sekolah atau kuliah sejak tahun 2008 lalu.

Foto Adventure di Juli 2008

Dimulai Januari 2009, kita melewati liburan dengan tracking di kawasan persawahan desa Bilaporah – Socah – Bangkalan. Layaknya petualang sejati kita membawa bekal secukupnya dan berjalan menyusuri sawah ala orang kota yang tidak pernah lihat sawah. Tidak lupa setiap momen kita foto bareng dan merekam segala kegiatan pada waktu itu dengan menggunakan kamera yang ada di ponsel salah temen kami. Meski hanya Nokia N70, tapi hasilnya lumayan buat kenang-kenangan. Selain itu dua “video klip” tercipta pada Rekreasi kali ini. Kami membuat video klip layaknya artis terkenal, dengan

Foto adventure di Januari 2009

latar pemandangan hamparan sawah yang luas, ponsel Nokia N70 dan PC sebagai video editing (menggunakan Ulead Video 10) kita membuat video klip dari Nidji – Laskar Pelangi dan Kepompong yang dipopulerkan oleh Sind3ntosca dengan versi kami yang diberi nama 3 sahabat. Video ini kita gunakan hanya untuk ajang narsis dan belajar jari produser, sutradara dan video editor.

Alhasil video 3 sahabat itu berhasil membuat temen-temen kami tertawa melihat ke-narsis-an kami dalam berakting. Meski sedikit malu tapi kami sangat senang dapat menghasilkan karya sendiri.

Rekreasi pada Januari 2009 ini Saya terkena musibah lantaran salah satu dari dua ponsel yang Saya bawa rusak karena tercebur ke Sungai. Karena terlalu asyik melakukan proses syuting, sampai-sampai ponsel Saya jatuh-pun tidak kami ketahui.

Pada Liburan Juli 2009 kemarin kita memilih mengadakannya tidak jauh dari tempat kami tinggal. Tepatnya di Dusun Laok Bates – Banyuajuh – Kamal. Sebelum berangkat, kami berinisiatif memimjam tenda kecil yang kami lihat di dekat Masjid, tempat kami biasanya berkumpul. Kebetulan tenda itu kepunyaan Mas Azis. Putra Guru Kami sekaligus yang biasanya menjadi Imam di Masjid Al-Kabir.

Si Nuri sedang masa air

Malam sebelum berangkat kita mengadakan koordinasi persiapan rekreasi keesokan harinya. Menu ayam bakar kami pilih sebagai hidangannya nanti. Setelah sumbangan, pagi-pagi kita berangkat ke Pasar beli ayam+bumbu-bumbunya yang telah kita dapat dari Internet menggunakan ponsel Saya, dan snack-snack kecil. Tepat pukul 6 pagi kita berangkat tracking, jalan kaki ke tempat yang telah direncanakan. Sampai disana kita mendirikan tenda kecil seperti layaknya Pramuka atau Pecinta Alam pada umumnya.

Kegiatan kami diketahui oleh masyarakat sekitar, karena kami mendirikan tenda di salah satu Ladang tempat mereka mencari rumput, tapi kami bicarakan dan mereka mengijinkan asalkan tidak ada perempuannya.

Ayam bakar siap disantap

Hari beranjak siang, meski telah sarapan pagi-nya kita mulai siap-siap untuk membakar ayam yang telah kita bawa sebelumnya. Saya bagian meracik bumbu dengan bantuan Internet di ponsel, Madoel bagian menyalakan api yang kayu-nya telah disiapkan oleh Nuri, sedangkan Toni bagian membersihkan ayam. Itulah temen-temen Remas saya.

Meskipun hanya menggunakan ponsel Sony Ericsson K750, kita tidak mau melewatkan berfoto narsis ria. Semua telah siap, ayam siap untuk di Bakar, ternyata racikan Bumbu dari Internet yahutt juga. yummy! meski hanya 1 ekor saja, tapi sudah membuat kami kenyang dan puas menyantap ayam bakar di tempat berbeda yaitu di tengah-tengah rimbunya pepohonan di Ladang tersebut.

Januari 2010 kemarin, dengan sangat terpaksa kita tidak bisa melanjutkan kebiasaan kita ber-rekreasi. Demi mengejar mimpi yang sangat tinggi Saya rela tidak ber-rekreasi dengan temen-temen Remas seperti tahun-tahun sebelumnya. Semoga Saya bisa menggapai mimpi indah itu dan kembali berkumpul dengan temen-temen Remas di Masjid Al-Kabir.

4 thoughts on “Mengejar Mimpi, Waktu Rekreasi Terhambat

  1. Luar biasa Kota Bekasi,, dulu saya hanya mengenal kota ini sebagai kota kecil pinggiran Ibukota yang penuh dengan sampah, tapi itu salah besar ternyata,,

  2. Alam pedesaan memang senantiasa memberikan suasana nyaman dan damai ya🙂
    Sampai kita bertemu lagi di temu blogger yang akan datang.

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  3. plat-M matap habis…pingin saya buat web seperti ini tapi bingung memulainya….
    bagaimana kesan kota bekasi bos…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s