Tamimah, Pedagang Ikan yang Bersiap Berangkat ke Tanah Suci


Demi Niat Suci, Rela Menabung Selama 24 Tahun

Bagi Tamimah, rencana keberangkatannya ke Tanah Suci adalah kenikmatan terhebat yang diberikan Allah SWT. Itu karena ia dan suaminya harus berjuang keras menabung untuk ongkos naik haji selama lebih dari 24 tahun. Mengapa?

SARI PURWATI, Sampang

—————————————————-

KENDATI terlahir dan dibesarkan dari keluarga yang serba pas-pasan, namun Tamimah tidak pernah putus asa dan berkecil hati. Berangkat ke Tanah Suci adalah bagian dari impiannya sejak menginjak dewasa. Meski perempuan yang tercatat sebagai warga Kelurahan Polagan, Kecamatan Kota Sampang ini menyadari betul bahwa apa yang diimpikannya tentu bersimpangan dengan nasib yang mengantarkannya sebagai padagang ikan di pasar.

“Meskipun saya hanya pedagang ikan, tapi niat untuk bisa berangkat ke Tanah Suci sangat kuat,” ujar Tamimah.

Atas dasar itulah, tahun 1984 ia dan suaminya membulatkan tekad menyisihkan penghasilan yang ada untuk ditabung sebagai ongkos naik haji berdua.

“Tahun 2001, tabungan itu cukup untuk memberangkatkan satu orang saja. Dan uang itu sepakat dipakai ongkos naik haji suami saya, H Holil,” ujar Tamimah.

Penghasilan Tamimah sebagai penjual ikan di Pasar Srimangunan sebenarnya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, atas niat yang suci yang kuat tertanam di hatinya sejak dulu, membuat ibu dua anak tersebut rela menyisihkan penghasilan, meski hanya Rp 5 ribu dalam sehari.

“Penghasilan saya paling banter hanya Rp 10 ribu. Sebagian saya sisihkan untuk tabungan,” ujar Tamimah.

Diceritakan oleh Tamimah, tahun 1984 dirinya hanya menabung melalui yayasan tanpa membuka rekening haji. Sebab untuk membuka rekening haji, uang yang dimiliki juga belum mencukupi.

Nah, baru pada tahun 2001 setelah sang suami datang menunaikan ibadah haji, keinginannya semakin kuat. Terlebih H Holil juga terus berusaha keras menabung dan menyisihkan hasil keringat dari kuli garam yang selama ini menjadi pekerjaan sehari-harinya.

“Saya dan suami terus berusaha hidup lebih seadanya. Itu agar tabungan mencukupi untuk berangkat ke Tanah Suci,” kenang Tamimah.

Dan ternyata pada tahun 2006 lalu, Allah SWT memberikan bukti kekuasaannya. Melalui ketua yayasan tempat ia menabung, Tamimah dinyatakan siap diberangkatkan pada tahun 2008. Sebab tabungan yang ada sudah mencukupi untuk ongkos haji dan kouta telah tersedia.

Yang lebih membuatnya bersyukur, keberangkatannya ke Tanah Suci ternyata juga ditemani oleh sang kakak dan bapak tercinta. “Kebetulan bapak dan kakak saya juga menabung puluhan tahun lalu. Dan ternyata, kita diberangkatkan secara bersama-sama. Subhanallah,” ungkap Tamimah.

Sejak mendapat kepastian jadwal keberangkatan tersebut, Tamimah selalu berharap agar Allah senantiasa memberikan kesehatan lahir batin hingga 2008. Sehingga pada saatnya tiba, ia masih diberi barokah sehat menuju Tanah Suci Makkah.

“Saya tidak berhenti berdoa agar Allah memberikan umur yang panjang hingga 2008. Supaya niat untuk menunaikan ibadah haji ini tercapai sesuai harapan,” ujar Tamimah.

Kini, hanya tinggal menghitung hari ia beserta kakak dan sang bapak kandung akan berangkat ke Tanah Suci Makkah. Untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan, Tamimah lebih mempersiapkan mental dan kesehatannya. Termasuk, memilih berhenti berjualan ke pasar.

“Sudah 3 bulan saya tidak berjualan. Waktu yang ada saya manfaatkan untuk belajar manasik haji. Termasuk mempersiapkan fisik sebelum berangkat nanti,” ujar Tamimah.

Kendati tidak bisa baca-tulis, namun Tamimah mengaku sudah fasih dalam segala hal. Sebab, jauh sebelumnya ia mendapat bimbingan yang cukup dari pengurus yayasan. “Insya Allah semua sudah fasih. Saya hanya berharap agar selama menunaikan ibadah haji nanti diberikan kelancaran dan kepulangan saya menjadi berkah dalam hidup pribadi maupun keluarga,” pungkas Tamimah. (ed)

2 thoughts on “Tamimah, Pedagang Ikan yang Bersiap Berangkat ke Tanah Suci

  1. @ Nadiah Alwi
    Okay….!
    Thankz for your Comment…!
    Subhanallah…!
    kita bisa gak kayak gitu??
    Amin…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s